
Surakarta — Rumah Tahanan Negara Kelas I Surakarta mengikuti Zoom Arahan Program Aksi (Proksi) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 ke-11 tentang Pendidikan Kesetaraan bagi Narapidana dan Anak Binaan, Kamis (22/01). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Baharudin Lopa Rutan Kelas I Surakarta sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas pembinaan melalui layanan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Kegiatan Zoom arahan ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan dipimpin oleh Direktur Pelayanan Tahanan dan Anak Binaan Ditjen Pemasyarakatan, Masjuno, A.Md., S.H., M.H., selaku PIC Proksi Pendidikan Kesetaraan. Arahan disampaikan kepada seluruh jajaran pemasyarakatan sebagai pedoman pelaksanaan program pendidikan kesetaraan bagi Narapidana dan Anak Binaan di tahun 2026.
Zoom arahan tersebut diikuti oleh Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Bayu Noviyanto, Kepala Subseksi Bantuan Hukum dan Penyuluhan Suramto, Kepala Urusan Tata Usaha Uri Ardyaningrum, beserta staf Rutan Kelas I Surakarta. Dalam paparannya, PIC Proksi menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan melalui penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C guna meningkatkan kompetensi akademik, keterampilan, serta kesiapan reintegrasi sosial Warga Binaan Pemasyarakatan.
Melalui keikutsertaan dalam Zoom Arahan Proksi ini, Rutan Kelas I Surakarta berkomitmen untuk menindaklanjuti kebijakan yang disampaikan dengan melakukan pendataan dan pemetaan peserta didik, serta memperkuat koordinasi dengan instansi dan mitra pendidikan terkait. Hal ini diharapkan mampu mewujudkan layanan pendidikan yang setara, berkualitas, dan berkelanjutan sebagai bagian dari transformasi pemasyarakatan yang lebih humanis dan berorientasi pada masa depan.

Updates.